Perangkat Lunak Anti Virus
Antivirus adalah sebuah jenis perangkat lunak yang
digunakan untuk mengamankan, mendeteksi, dan menghapus virus komputer dari
sistem komputer. Antivirus disebut juga Virus Protection Software. Aplikasi ini
dapat menentukan apakah sebuah sistem komputer telah terinfeksi dengan sebuah
virus atau tidak. Umumnya, perangkat lunak ini berjalan di latar belakang
(background) dan melakukan pemindaian terhadap semua berkas yang diakses
(dibuka, dimodifikasi, atau ketika disimpan).
Antivirus
- antivirus terbaru sekarang tidak hanya mendeteksi virus. Program antivirus
sekarang juga telah dilengkapi dengan kemampuan untuk mendeteksi spyware,
rootkits, dan malware - malware lainnya. Tidak hanya itu, antivirus sekarang
dilengkapi firewall untuk melindungi komputer dari serangan hacker dan anti
spam untuk mencegah masuknya email sampah dan/atau virus ke inbox pengguna.
Pada
umumnya, cara kerja antivirus adalah:
*
Pendeteksian dengan menggunakan basis data virus signature (virus signature
database): Cara kerja antivirus ini merupakan pendekatan yang banyak digunakan
oleh antivirus tradisional, yang mencari tanda-tanda dari keberadaan dari virus
dengan menggunakan sebagian kecil dari kode virus yang telah dianalisis oleh
vendor antivirus, dan telah dikatalogisasi sesuai dengan jenisnya, ukurannya,
daya hancurnya dan beberapa kategori lainnya. Cara ini terbilang cepat dan
dapat diandalkan untuk mendeteksi virus-virus yang telah dianalisis oleh vendor
antivirus, tapi tidak dapat mendeteksi virus yang baru hingga basis data virus
signature yang baru diinstalasikan ke dalam sistem. Basis data virus signature
ini dapat diperoleh dari vendor antivirus dan umumnya dapat diperoleh secara
gratis melalui download atau melalui berlangganan (subscription), dan/atau
*
Pendeteksian dengan melihat cara bagaimana virus bekerja: Cara kerja antivirus
seperti ini merupakan pendekatan yang baru yang dipinjam dari teknologi yang
diterapkan dalam Intrusion Detection System (IDS). Cara ini sering disebut juga
sebagai Behavior-blocking detection. Cara ini menggunakan policy (kebijakan)
yang harus diterapkan untuk mendeteksi keberadaan sebuah virus. Jika ada
kelakuan perangkat lunak yang "tidak wajar" menurut policy yang
diterapkan, seperti halnya perangkat lunak yang mencoba untuk mengakses address
book untuk menfirimkan e-mail secara massal terhadap daftar e-mail yang berada
di dalam address book tersebut (cara ini sering digunakan oleh virus untuk
menularkan virus melalui e-mail), maka antivirus akan menghentikan proses yang
dilakukan oleh perangkat lunak tersebut. Antivirus juga dapat mengisolasi
kode-kode yang dicurigai sebagai virus hingga administrator menentukan apa yang
akan dilakukan selanjutnya. Keuntungan dari cara ini adalah antivirus dapat
mendeteksi adanya virus-virus baru yang belum dikenali oleh basis data virus
signature. Kekurangannya, jelas karena antivirus memantau cara kerja perangkat
lunak secara keseluruhan (bukan memantau berkas), maka seringnya antivirus
membuat alarm palsu atau "False Alarm" (jika konfigurasi antivirus
terlalu "keras"), atau bahkan mengizinkan virus untuk berkembangbiak
di dalam sistem (jika konfigurasi antivirus terlalu "lunak"), terjadi
false positive. Beberapa produsen menyebut teknik ini sebagai heuristic
scanning. Teknologi Heuristic Scanning ini telah berkembang begitu jauh hingga
sekarang. Beberapa antivirus mengecek sebuah file dengan definisi biasa. Jika
lolos dari deteksi biasa, maka file tersebut dijalankan di sebuah lingkungan
virtual. Semua perubahan yang dilakukan file bersifat seperti virus, maka
pengguna akan diperingatkan.
Antivirus
berdasarkan penggunanya dibagi 2, yaitu Home User dan Network /Corporate User.
Untuk home user, antivirus berjalan seperti biasa. Untuk versi jaringan
(network), antivirus dapat melakukan scan di komputer - komputer client dan
network drive. Selain itu, proses update komputer clhent dalam jaringan tidak
harus langsung dari Internet. Komputer client dapat melakukan upate langsung
dari server jaringan.
Anti virts
yang sudah popular contohnya : AVIRA, AVG AntiVirus, KASPERSKY Antivirus,
Norton Antiviru, BitDefender AntiVirus, dan masih banyak lagi.
PENGERTIAN VIRUS KOMPUTER
Pengertian
Virus Komputer
- Virus komputer merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau
menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya
ke dalam program atau dokumen lain. Virus komputer dapat dianalogikan dengan
virus biologis yang menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel
makhluk hidup. Virus komputer dapat merusak (misalnya dengan merusak data pada
dokumen), membuat pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan
efek sama sekali.
Cara
Kerja Penyerangan Virus
Virus komputer umumnya dapat merusak perangkat lunak komputer dan tidak dapat
secara langsung merusak perangkat keras komputer tetapi dapat mengakibatkan
kerusakan dengan cara memuat program yang memaksa over process ke perangkat
tertentu. Efek negatif virus komputer adalah memperbanyak dirinya sendiri, yang
membuat sumber daya pada komputer (seperti penggunaan memori) menjadi berkurang
secara signifikan. Hampir 95% virus komputer berbasis sistem operasi Windows.
Sisanya menyerang Linux/GNU, Mac, FreeBSD, OS/2 IBM, dan Sun Operating System.
Virus yang ganas akan merusak perangkat keras.
Jenis
- Jenis Virus
Virus komputer adalah sebuah istilah umum untuk menggambarkan segala jenis
serangan terhadap komputer. Dikategorikan dari cara kerjanya, virus komputer
dapat dikelompokkan ke dalam kategori sebagai berikut:
Worm - Menduplikatkan dirinya
sendiri pada harddisk. Ini membuat sumber daya komputer (Harddisk) menjadi
penuh akan worm itu.
Trojan - Mengambil data pada
komputer yang telah terinfeksi dan mengirimkannya pada pembuat trojan itu
sendiri.
Backdoor - Hampir sama dengan
trojan. Namun, Backdoor bisanya menyerupai file yang baik-baik saja. Misalnya
game.
Spyware - Virus yang memantau
komputer yang terinfeksi.
Rogue - merupakan program yang
meniru program antivirus dan menampilkan aktivitas layaknya antivirus normal,
dan memberikan peringatan-peringatan palsu tentang adanya virus. Tujuannya
adalah agar pengguna membeli dan mengaktivasi program antivirus palsu itu dan
mendatangkan uang bagi pembuat virus rogue tersebut. Juga rogue dapat membuka
celah keamanan dalam komputer guna mendatangkan virus lain.
Rootkit - Virus yang bekerja
menyerupai kerja sistem komputer yang biasa saja.
Polymorphic virus - Virus yang
gemar beubah-ubah agar tidak dapat terdeteksi.
Metamorphic virus - Virus yang
mengubah pengkodeannya sendiri agar lebih sulit dideteksi.
Virus ponsel - Virus yang
berjalan di telepon seluler, dan dapat menimbulkan berbagai macam efek, mulai
dari merusak telepon seluler, mencuri data-data di dalam telepon seluler,
sampai membuat panggilan-panggilan diam-diam dan menghabiskan pulsa pengguna
telepon selular.
Sistem
Keamanan Komputer
Sistem
keamanan komputer merupakan sebuah upaya yang dilakukan untuk mengamankan
kinerja,fungsi atau proses komputer. sistem keamanan komputer juga berguna
untuk menjaga komputer dari para hacker (penjahat dunia maya). Tetapi layaknya
seperti gembok kunci dalam rumah yang menjaga rumah dari parah maling untuk
masuk. Tetapi sebaik apapun sistem keamanan rumah anda pasti ada cara untuk
masuk kedalam rumah anda. Dan mengapa dibutuhkannya sistem keamanan komputer
karena meningkatnya perkembangan teknologi dalam jaringan.
Fungsi sistem keamanan komputer adalah untuk menjaga sumer daya sistem agar
tidak digunakan,modfikasi,interupsi, dan diganggu oleh orang lain. Keamanan
bisa diindentifikasikan dalam masalah teknis,manajerial,legalitas, dan politis.
Keamanan komputer adalah suatu cabang teknologi yang dikenal dengan nama
keamanan informasi yang diterapkan pada komputer. Sasaran keamanan komputer
antara lain adalah sebagai perlindungan informasi terhadap pencurian atau
korupsi, atau pemeliharaan ketersediaan, seperti dijabarkan dalam kebijakan
keamanan.
Keamanan komputer memberikan persyaratan terhadap komputer untuk membentuk
pembatasan apa yang tidak boleh dilakukan oleh komputer. Karena pembatasan
terancang akan menyulitkan komputer bekerja secara maksimal. Tetapi dengan
persyaratan yang menyulitkan sistem akan terciptanya suatu strategi teknis yang
menjaga kinerja sistem komputer.
Pendekatan yang umum dilakukan untuk meningkatkan keamanan komputer antara lain
yaitu:
1. Membatasi akses fisik terhadap komputer,
2. Menerapkan mekanisme pada perangkat keras dan
3. Sistem operasi untuk keamanan komputer, serta
4. Membuat strategi pemrograman untuk menghasilkan program komputer yang dapat
diandalkan.
KEAMANAN
SISTEM
Ada tiga macam keamanan sistem, yaitu :
1. Keamanan eksternal / external security
Berkaitan dengan pengamanan fasilitas komputer dari penyusup dan bencana
seperti kebakaran /kebanjiran.
2. Keamanan interface pemakai / user interface security
Berkaitan dengan indentifikasi pemakai sebelum pemakai diijinkan mengakses
program dan data yang disimpan
3. Keamanan internal / internal security
Berkaitan dengan pengamanan beragam kendali yang dibangun pada perangkat keras
dan sistem operasi yang menjamin operasi yang handal dan tak terkorupsi untuk
menjaga integritas program dan data.
Dari macam keamanan sistem ada hal yang perlu untuk diperhatikan dalam menjaga
keamanan komputer. Di bawah ini adalah dua masalah penting yang harus
diperhatikan dalam keamanan komputer :
1. Kehilangan data / data loss
Masalah data loss bisa disebabkan oleh :
a. Bencana
b. Kesalahan perangkat lunak dan perangkat keras
c. Kesalahan manusia / human error
2. Penyusup / intruder
Penyusup bisa dikategorikan kedalam dua jenis :
a. Penyusup pasif yaitu membaca data yang tidak terotorisasi ( tidak berhak
mengakses)
b. Penyusup aktif yaitu mengubah susunan sistem data yang tidak terotorisasi.
Selain itu
ancaman lain terhadap sistem keamanan komputer bisa dikategorikan dalam empat
macam :
1. Interupsi / interuption
Sumber daya sistem komputer dihancurkan menjadi tak berguna. Contohnya
penghancuran harddisk atau pemotongan kabel. Ini merupakan ancaman terhadap
ketersediaan.
2. Intersepsi / interception
Orang yang tak diotorisasi dapat masuk / mengakses ke sumber daya sistem.
Contohnya menyalin file yang terotorisasi. Ini merupakan ancaman terhadap
kerahasiaan.
3. Modifikasi / modification
Orang yang tak diotorisasi tidak hanya dapat mengakses tapi juga
mengubah,merusak sumber daya. Contohnya mengubah isi pesan, atau mengacak
program. Ini merupakan ancaman terhadap integritas
4. Fabrikasi / fabrication
Orang yang tak diotorisasi menyisipkan objek palsu ke dalam sistem. Contohnya
memasukkan pesan palsu, menambah data palsu.
Dari kategori yang ada diatas dan jika dikaitkan dalam kehidupan sehari-hari
pasti kita akan menemukan masalah dalam komputer. Dibawah ini merupakan
nama-nama ancaman yang sering dilihat dalam sistem keamanan komputer.
• Adware
• Backdoor Trojan
• Bluejacking
• Bluesnarfing
• Boot Sector Viruses
• Browser Hijackers
• Chain Letters
• Cookies
• Denial of Service Attack
• Dialers
• Document Viruses
• Email Viruses
• Internet Worms
• Mobile Phone Viruses
JENIS ANCAMAN KOMPUTER
Dalam hal ini saya akan menguraikan sedikit saja tentang ancaman-ancaman yang
sering dilihat :
1. Virus
Prinsip Virus adalah suatu program yang dapat berkembang dengan menggandakan
dirinya. Melalui mekanisme penggandaan diri ini, mekanisme virus digunakan
untuk berbagai jenis ancaman keamanan sistem komputer, seperti: menampilkan
suatu pesan tertentu, merusak file system, mencuri data, hingga mengendalikan
komputer pengguna.Virus dapat menggandakan dirinya melalui email, file-file
dokumen dan file program aplikasi.
2. Email Virus
Tipe virus yang disisipkan di attachment email. Jika attachment dibuka maka
akan menginfeksi komputer. Program virus tersebut akan mendata daftar alamat
akun email pengguna. Secara otomatis virus akan mencopy dirinya dan mengirim
email ke daftar akun email. Umumnya akan mengirim mass email, memenuhi trafik
jaringan, membuat komputer menjadi lambat dan membuat down server email.
3. Internet Worms
Worm adalah sejenis program yang bisa mengcopy dan mengirim dirinya via jalur
komunikasi jaringan Internet. Umumnya menyerang melalu celah/lubang keamanan OS
komputer. Worm mampu mengirim paket data secara terus menerus ke situs tertentu
via jalur koneksi LAN/Internet. Efeknya membuat trafik jaringan penuh,
memperlambat koneksi dan membuat lambat/hang komputer pengguna. Worm bisa
menyebar melalui email atau fhle dokumen tertentu.
4. Spam
Spam adalah sejenis komersial email yang menjadi sampah mail (junkmail). Para
spammer dapat mengirim jutaan email via internet untuk kepentingan promosi
produk/info tertentu. Efeknya sangat mengganggu kenyamanan email pengguna dan
berpotensi juga membawa virus/worm/trojan.
5. Trojan Horse
Trojan adalah suatu program tersembunyi dalam suatu aplikasi tertentu. Umumnya
disembuyikan pada aplikasi tertentu seperti: games software, update program,
dsb. Jika aktif maka program tersebut umumnya akan mengirim paket data via
jalur internet ke server/situs tertentt, atau mencuri data komputer Anda dan
mengirimkannya ke situs tertentu. Efeknya akan memenuhi jalur komunikasi,
memperlambat koneksi, membuat komputer hang, dan berpotensi menjadikan komputer
Anda sebagai sumber Denidal Of Services Attack.
6. Spyware
Spyware adalah suatu program dengan tujuan menyusupi iklan tertentu (adware)
atau mengambil informasi penting di komputer pengguna. Spyware berpotensi
menggangu kenyamanan pengguna dan mencuri data-data tertentu di komputer
pengguna untuk dikirim ke hacker. Efek spyware akan menkonsumsi memory komputer
sehingga komputer menjadi lambat atau hang
7. Serangan Brute-force
Serangan brute-force adalah sebuah teknik serangan terhadap sebuah sistem
keamanan komputer yang menggunakan percobaan terhadap semua kunci yang mungkin.
Pendekatan ini pada awalnya merujuk pada sebuah program komputer yang
mengandalkan kekuatan pemrosesan komputer dibandingkan kecerdasan manusia.
Sebagai contoh, untuk menyelesaikan sebuah persamaan kuadrat seperti
x²+7x-44=0, di mana x adalah sebuah integer, dengan menggunakan teknik serangan
brute-force, penggunanya hanya dituntut untuk membuat program yang mencoba
semua nilai integer yang mungkin untuk persamaan tersebut hingga nilai x
sebagai jawabannya muncul. Istilah brute force sendiri dipopulerkan oleh
Kenneth Thompson, dengan mottonya: “When in doubt, use brute-force” (jika ragu,
gunakan brute-force). Teknik yang paling banyak digunakan untuk memecahkan
password, kunci, kode atau kombinasi. Cara kerja metode ini sangat sederhana
yaitu mencoba semua kombinasi yang mungkin. Sebuah password dapat dibongkar
dengan menggunakan program yang disebut sebagai password cracker. Program
password cracker adalah program yang mencoba membuka sebuah password yang telah
terenkripsi dengan menggunakan sebuah algoritma tertentu dengan cara mencoba
semua kemungkinan. Teknik ini sangatlah sederhana, tapi efektivitasnya luar
biasa, dan tidak ada satu pun sistem yang aman dari serangan ini, meski teknik
ini memakan waktu yang sangat lama, khususnya untuk password yang rumit.
TIPS KEAMANAN SISTEM
1. Gunakan Software Anti Virus
2. Blok file yang sering mengandung virus
3. Blok file yang menggunakan lebih dari 1 file extension
4. Gunakan firewall untuk koneksi ke Internet
5. Autoupdate dengan software patch
6. Backup data secara reguler
7. Hindari booting dari floopy disk USB disk
8. Terapkan kebijakan Sistem Keamanan Komputer Pengguna
a. Jangan download executables file atau dokumen secara langsung dari Internet
apabila anda ragu-ragu asal sumbernya.
b. Jangan membuka semua jenis file yang mencurigakan dari Internet.
c. Jangan install game atau screen saver yang bukan asli dari OS.
d. Kirim file mencurigakan via emai lke developer Antivhrus untuk dicek.
e. Simpan file dokumen dalam format RTF (Rich Text Format) bukan *doc. (Apabila
anda merasa ada masalah pada program Office)
f. Selektif dalam mendownload attachment file dalam email.
Keamanan
Informasi Dari Pencurian Data
Untuk
melakukan pengamanan terhadap sebuah informasi, maka kita juga harus
mempelajari berbagai macam bentuk ancaman yang mungkin terjadi. Hal tersebut
penting diketahui dan dipelajari agar sistem yang dimilhki dapat dilindungi
secara efektif dan efisien.
Beberapa Tekhnik pencurian data dan cara mengatasinya
1.
Teknik Session Hijacking
Dengan session hijacking, hacker menempatkan sistem monitoring/spying terhadap
pengetikan yang dilakukan pengguna pada PC yang digunakan oleh pengguna untuk
mengunjungi situs.
Cara mengatasi: Pengguna sebaiknya menggunak`n komputer yang benar-benar
terjamin dan tidak digunakan oleh sembarang orang (Login windows tidak di
Share).
2.
Teknik Packet Sniffing
Pada teknik ini hacker melakukan monitoring atau penangkapan terhadap paket
data yang ditransmisikan dari komputer client ke web server pada jaringan
internet.
Cara mengatasi: Enkripsi/penyandian paket data pada komputer client sebelum
dikirimkan melalui media internet ke web server.
3. Teknik DNS Spoofing
Pada teknik ini hacker berusaha membuat pengguna mengunjungi situs yang salah
sehingga memberikan informasi rahasia kepada pihak yang tidak berhak. Untuk
melakukan tehnik ini hacker umumnya membuat situs yang mirip namanya dengan nama
server eCommerce asli. Misalnya www.klikbca.com merupakan situs yang asli, maka
hacker akan membuat situs bernama www.klik_bca.com, www.klikbca.org,
www.klik-bca.com, www.klikbca.co.id. Dengan demikian ketika pengguna membuka
alamat yang salah, ia akan tetap menduga ia mengunjungsi situs klikbca yang
benar.
Cara mengatasi: Melengkapi Digital Certificates pada situs asli. Dengan
demikian meskipun hacker dapat membuat nama yang sama namun tidak bisa
melakukan pemalsuan digital certificate. Pengguna atau pengunjung situs dapat
mengetahui bahwa situs itu asli atau tidak dengan melihat ada tidaknya
certificate pada situs tersebut menggunakan browser mereka.
4.
Teknik Website Defacing
Pada teknik ini hacker melakukan serangan pada situs asli misalkan www.klikbca.com
kemudian mengganti isi halaman pada server tersebut dengan miliknya. Dengan
demikian pengunjung akan mengunjungi alamat dan server yang benar namun halaman
yang dibuat hacker.
Cara mengatasi: Server eCommerce perlu dikonfigurasi dengan baik agar tidak
memilikisecurity hole dan harus dilengkapi firewall yang akan menyaring paket
data yang dapat masuk ke situs tersebut.
Tips
Pengaman File Dokumen
Selain pengaman secara umum misalnya jaringan komputer, PC. Pengaman file
dokumen secara tersendiri misalnya melakukan pemberian password (security
option) juga mutlak diketahui. Ini lebih banyak dibutuhkan pada penggunaan PCbersama.
Keamanan
Sistem Informasi – Konsep Keamanan Sistem Informasi
Pada konsep keamanan sistem informasi ini akan dibahas
tentang:
- Aspek
Keamanan Sisitem informasi
- Metodologi
Kemananan Sistem Informasi
- Cara
mendeteksi suatu serangan atau kebocoran system
- Langkah
Kemanan Sistem Informasi
- Strategi
dan Taktik Keamanan Sistem Informasi
Aspek keamanan sistem informasi
- Authentication
: agar penerima informasi dapat memastikan keaslian
pesan tersebut datang dari orang yang dimintai informasi.
- Integrity
: keaslian pesan yang dikirim melalui sebuah
jaringan dan dapat dipastikan bahwa informasi yang dikirim tidak
dimodifikasi oleh orang yang tidak berhak dalam perjalanan informasi
tersebut.
- Authority
: Informasi yang berada pada sistem jaringan tidak
dapat dimodifikasi oleh pihak yang tidak berhak atas akses tersebut.
- Confidentiality
: merupakan usaha untuk menjaga informasi dari
orang yang tidak berhak mengakses.
- Privacy
: merupakan lebih ke arah data-data yang sifatnya
privat (pribadi).
Aspek ancaman keamanan komputer atau keamanan sistem informasi
- Interruption
:
informasi dan data yang ada dalam sistem komputer dirusak dan dihapus
sehingga jika dibutuhkan, data atau informasi tersebut tidak ada lagi.
- Interception
:
Informasi yang ada disadap atau orang yang tidak berhak mendapatkan akses
ke komputer dimana informasi tersebut disimpan.
- Modifikasi
:
orang yang tidak berhak berhasil menyadap lalu lintas informasi yang
sedang dikirim dan diubah sesuai keinginan orang tersebut.
- Fabrication
:
orang yang tidak berhak berhasil meniru suatu informasi yang ada sehingga
orang yang menerima informasi tersebut menyangka informasi tersebut
berasal dari orang yang dikehendaki oleh si penerima informasi tersebut.
Metodologi Keamanan Sistem Informasi
- Keamanan
level 0 : keamanan fisik, merupakan keamanan tahap awal dari komputer
security. Jika keamanan fisik tidak terjaga dengan baik, maka data-data
bahkan hardware komputer sendiri tidak dapat diamankan.
- Keamanan
level 1 : terdiri dari database, data security, keamanan dari PC itu
sendiri, device, dan application. Contohnya : jika kita ingin database
aman, maka kita harus memperhatikan dahulu apakah application yang dipakai
untuk membuat desain database tersebut merupakan application yang sudah
diakui keamanannya seperti oracle. Selain itu kita harus memperhatikan
sisi lain yaitu data securhty. Data security adalah cara mendesain
database tersebut. Device security adalah alat-alat apa yang dipakai
supaya keamanan dari komputer terjaga. Computer security adalah keamanan
fisik dari orang-orang yang tidak berhak mengakses komputer tempat
datadase tersebut disimpan.
- Keamanan
level 2 : adalah network security. Komputer yang terhubung dengan jaringan
sangat rawan dalam masalah keamanan, oleh karena itu keamanan level 2
harus dirancang supaya tidak terjadi kebocoran jaringan, akses ilegal yang
dapat merusak keamanan data tersebut.
- Keamanan
level 3 : adalah information security. Keamanan informasi yang kadang kala
tidak begitu dipedulikan oleh administrator seperti memberikan password ke
teman, atau menuliskannya dikertas, maka bisa menjadi seruatu yang fatal
jika informasi tersebut diketahui oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
- Keamanan
level 4 : merupakan keamanan secara keseluruhan dari komputer. Jika level 1-3 sudah
dapat dikerjakan dengan baik maka otomatis keamanan untuk level 4 sud
Cara mendeteksi suatu serangan atau kebocoran sistem
Terdiri dari 4 faktor yang merupakan cara untuk mencegah
terjadinya serangan atau kebocoran sistem :
- Desain sistem : desain sistem yang baik tidak
meninggalkan celah-celah yang memungkinkan terjadinya penyusupan setelah
sistem tersebut siap dijalankan.
- Aplikasi yang Dipakai :
aplikasi yang dipakai sudah diperiksa dengan seksama untuk mengetahui
apakah program yang akan dipakai dalam sistem tersebut dapat diakses tanpa
harus melalui prosedur yang seharusnya dan apakah aplikasi sudah
mendapatkan kepercayaan dari banyak orang.
- Manajemen : pada dasarnya untuk membuat suatu sistem
yang aman/terjamin tidak lepas dari bagaimana mengelola suatu sistem
dengan baik. Dengan demikian persyaratan good practice standard seperti
Standard Operating Procedure (SOP) haruslah diterapkan di samping
memikirkan hal teknologinya.
- Manusia (Administrator) : manusia adalah salah satu fakor yang
sangat penting, tetapi sering kali dilupakan dalam pengembangan teknologi
informasi dan dan sistem keamanan. Sebagai contoh, penggunaan password
yang sulit menyebabkan pengguna malah menuliskannya pada kertas yang
ditempelkan di dekat komputer. Oleh karena itu, penyusunan kebijakan
keamanan faktor manusia dan budaya setempat haruslah sangat diperhatikan.
Langkah keamanan sistem informasi
- Aset
:
Perlindungan aset merupakan hal yang penting dan merupakan langkah awal
dari berbagai implementasi keamanan komputer. Contohnya: ketika mendesain
sebuah website e-commerce yang perlu dipikirkan adalah keamanan konsumen.
Konsumen merupakan aset yang penting, seperti pengamanan nama, alamat,
ataupun nomor kartu kredit.
- Analisis
Resiko :
adalah tentang identifikasi akan resiko yang mungkin terjadi, sebuah even
yang potensial yang bisa mengakibatkan suatu sistem dirugikan.
- Perlindungan : Kita dapat melindungi jaringan
internet dengan pengaturan Internet Firewall yaitu suatu akses yang
mengendalikan jaringan internet dan menempatkan web dan FTP server pada
suatu server yang sudah dilindungi oleh firewall.
- Alat
: alat
atau tool yang digunakan pada suatu komputer merupakan peran penting dalam
hal keamanan karena tool yang digunakan harus benar-benar aman.
- Prioritas
: Jika
keamanan jaringan merupakan suatu prioritas, maka suatu organisasi harus
membayar harga baik dari segi material maupun non material. Suatu jaringan
komputer pada tahap awal harus diamankan dengan firewall atau lainnya yang
mendukung suatu sistem keamanan.
Strategi dan taktik keamanan sistem informasi
- Keamanan
fisik :
lapisan yang sangat mendasar pada keamanan sistem informasi adalah
keamanan fisik pada komputer. Siapa saja memiliki hak akses ke sistem.
Jika hal itu tidak diperhatikan, akan terjadi hal-hal yang tidak
dikehendaki.
- Kunci
Komputer : banyak case PC modern menyertakan atribut penguncian. Biasanya
berupa soket pada bagian depan case yang memungkinkan kita memutar kunci
yang disertakan ke posisi terkunsi atau tidak.
- Keamanan
BIOS :
BIOS adalah software tingkat terendah yang mengonfigurasi atau
memanipulasi hardware. Kita bisa menggunakan BIOS untuk mencegah orang
lain me-reboot ulang komputer kita dan memanipulasi sisten komputer kita.
- Mendeteksi
Gangguan Keamanan Fisik : hal pertama yang harus diperhatikan adalah pada saat
komputer akan di-reboot. Oleh karena Sistem Operasi yang kuat dan stabil,
saat yang tepat bagi komputer untuk reboot adalah ketika kita meng-upgrade
SO, menukar hardware dan sejenisnya
1.Teknik Session Hijacking
Web Application
Session
Dalam web aplikasi umumnya pengunjung diharuskan memasukkan username dan
password, setelah itu baru pengunjung bisa menikmati beragam fasilitas yang
diberikan sampai pengunjung melakukan logout. Mari kita lihat apa yang terjadi
ketika pengunjung melakukan login.
Ketika pengunjung memasukkan username (katakanlah “Budi”) dan password yang
benar, web server akan memberikan tiket berupa sessionid katakanlah “1234″.
Kemudian dalam database akan dicatat bahwa sessionid “1234″ adalah milik
seorang pengunjung yang bernama “Budi”. Setiap kali ada request yang membawa
tiket sessionid “1234″, server yakin bahwa request itu adalah dari pengunjung
yang namanya adalah “Budi”. Tiket ini akan terus valid sampai suatu saat “Budi”
melakukan logout. Setelah logout, ketika ada request dengan sessionid “1234″,
maka server akan tahu bahwa sessionid itu sudah tidak valid, dan memaksa anda
login.
Stealing Session
Bayangkan bila ketika anda keluar bioskop untuk ke toilet, tiket anda jatuh dan
saya temukan. Lalu saya masuk ke studio dengan tiket itu, apakah saya diijinkan
masuk? Tentu saja boleh! Karena saya memegang bukti tak terbantahkan berupa
tiket. Sedangkan anda yang kehilangan tiket tidak akan boleh masuk studio
karena penjaga studio tidak hafal wajah anda.
Itulah yang akan terjadi bila seseorang mencuri sessionid. Jika anda sedang
baca email dan sessionid anda dicuri orang lain, maka orang lain itu akan bisa
juga membaca email anda dan server akan yakin bahwa orang lain itu adalah anda.
Di internet, siapapun yang membawa sessionid anda akan menjadi anda!
Bagaimana cara mendapatkan sessionid korban? Secara garis besar `da 3 kategori
teknik untuk mendapatkan sessionid, yaitu predict, capture dan fixate.
Predict
Teknik ini mirip dengan judi togel, yaitu dengan cara menebak-nebak angka.
Kemungkinan berhasilnya tergantung dari tingkat ke-acak-an sessionid. Bila
sessionid tidak cukup random, bahkan cenderung mengikuti suatu pola, maka
kemungkinan sessionid bisa ditebak. Namun umumnya sessionid sekarang sudah
menggunakan fungsi random dan ukurannya panjang, sehingga kecil kemungkinan
berhasil dengan cara ini (jauh lebih mudah menebak togel yang cuma 4 angka,
daripada menebak sessionid).
Capture
(Passive) Sniffing.
Menyadap komunikasi http antara browser korban dan server web. Teknik ini
sangat mungkin dilakukan untuk situs yang tidak dilindungi https karena paket
http tidak ter-enkripsi.
Man-in-them-middle (MITM).
Situs dengan https tidak bisa disniff secara passive. Man-in-the-middle attack
diperlukan untuk sniffing komunikasi antara browser korban dan server yang
dilindungi https. Namun tanpa sertifikat yang di-sign CA yang dipercaya
browser, serangan ini mudah dicegah karena browser akan memberi warning bahwa
sertifikat attacker tidak bisa dipercaya.
Cross Site Request Forgery (CSRF).
CSRF attack bertujuan untuk membuat korban melakukan request yang mengandung
sessionid. Bila sessionid disimpan dalam cookie, maka request akan mengandung
sessionid dalam header cookie. (baca contoh PoC-nya di membajak session
https permatanet). Bila sessionid disimpan dalam URL (url
rewriting), maka request akan mengandung sessionid dalam header referer.
Cross Site Scripting (XSS).
XSS dilakukan dengan cara meng-injeksi code javascript (client side script)
yang akan dieksekusi oleh browser korban. Code javascript ini bertujuan
mengirimkan cookie ke server yang sudah disiapkan attacker. Baca contoh PoC-nya
di menjaring
password klikBCA dengan XSS.
Fixate.
Kalau menebak dan menyadap sessionid sulit dilakukan, maka cara lain adalah
dengan memaksa korban menggunakan sessionid yang sudah dipilih sebelumnya oleh
attacker. Serangan ini disebut dengan session fixation attack.
Session Telkom.net
Anda ingin tahu bagaimana rasanya mencuri session? Benarkah bila anda
mendapatkan sessionid orang lain, maka anda bisa menjadi orang lain? Untuk
membuktikannya, anda harus mencoba sendiri. Contnh kasus yang mudah adalah
dalam session webmail telkom.net.
Saya pakai contoh telkom.net karena telkom.net menyimpan sessionid dalam URL,
bukan dalam cookie sehingga lebih mudah untuk contoh. Jika anda login ke
webmail telkom.net, maka URL anda akan tampak seperti ini:
http://mail.telkom.net/Session/1348362-ri33mMyYqlqEBizKv9lW-kmbcuww/Mailbox.wssp?Mailbox=INBOX
Dalam URL di atas sessionid adalah 1348362-ri33mMyYqlqEBizKv9lW-kmbcuww. Coba
saja klik URL di atas. Anda akan melihat halaman login telkom.net dengan pesan
error: Anda telah disconnect dari server. Silakan login kembali. Hal itu
terjadi karena anda mengakses webmail dengan sessionid yang sudah tidak valid
karena sudah pernah logout.
Untuk merasakan mencuri session, coba saja buat account sendiri di
mail.telkom.net, kemudian login. Setelah anda berhasil login, copy URL anda
lalu berikan URL itu pada teman anda melalui Yahoo Messenger atau Email. Jika
teman anda mengklik URL itu, maka teman anda otomatis menjadi anda dan bisa
melakukan semua hal yang bisa anda lakukan. Atau anda bisa membuka URL anda di
browser yang berbeda, hasilnya akan sama saja, di browser yang lain juga akan
terbuka email anda.
Sekarang coba anda logout. Setelah logout, anda buka kembali URL yang sudah
anda copy sebelumnya. Kini anda tidak bisa lagi membuka email anda karena
sessionid sudah tidak valid.
Kesimpulan
Anda telah mengerti tentang session dan melakukan pencurian session dengan cara
manual “Copy-Paste”. Karena artikel ini hanyalah introduction maka saya tidak
menjelaskan tentang teknik pencurian session yang lebih canggih. Dalam artikel
lainnya saya akan jelaskan teknik pencurian session yang lebih canggih.
2. Packet Sniffing
Packet sniffing adalah bentuk
kawat-tap diterapkan
pada jaringan komputer
bukan jaringan telepon.
Itu datang menjadi mode dengan Ethernet, yang
dikenal sebagai jaringan
"bersama media". Ini berarti bahwa lalu
lintas di segmen melewati oleh semua
host yang melekat pada segmen tersebut.
Ethernet card memiliki filter yang mencegah
mesin host dari melihat
lalu lintas yang ditujukan ke stasiun lain. Program
Sniffing mematikan filter, dan dengan
demikian melihat lalu lintas
everyones.
Jaringan saat ini semakin mempekerjakan "switch"
teknologi, mencegah teknik ini dari yang berhasil seperti di
masa lalu. Hal ini masih berguna,
meskipun, seperti yang menjadi semakin mudah
untuk menginstal program
sniffing remote di
server dan router, melalui mana banyak
arus lalu lintas.
Hari jaringan sudah dapat mengandung
built-in modul sniffing.
Hub Kebanyakan mendukung
standar RMON, yang
memungkinkan penyusup untuk mengendus jarak
jauh menggunakan SNMP, yang memiliki otentikasi
yang lemah. Banyak perusahaan mempekerjakan Jaringan Associates
"Distributed Sniffer Server", yang diatur
dengan mudah untuk
menebak password. Windows NT mesin sering memiliki "Jaringan Monitoring Agen" diinstal, yang
lagi-lagi memungkinkan untuk
remote sniffing.
Paket sniffing sulit untuk mendeteksi,
tapi bisa dilakukan. Tapi kesulitan dari
solusi berarti bahwa dalam prakteknya, hal ini
jarang dilakukan.
Popularitas paket sniffing berasal dari
kenyataan bahwa ia
melihat segalanya. Item khas mendengus
meliputi:
SMTP, POP, IMAP
lalu lintas
Memungkinkan penyusup
untuk membaca e-mail
yang sebenarnya.
POP, IMAP, HTTP
Basic, Telnet otentikasi
Membaca password
dari kawat yang
jelas-teks.
SMB, NFS, FTP
lalu lintas
Membaca file
dari kawat.
SQL databse
Membaca transaksi
keuangan dan nomor kartu kredit.
Tidak hanya bisa sniffing
membaca informasi yang membantu masuk ke
sistem, itu adalah penyusupan dengan sendirinya
karena membaca sangat
file penyusup ini
tertarik
Teknik ini dapat
dikombinasikan dengan transimission aktif untuk
serangan yang efektif bahkan lebih.
IP spoofing
Ketika program
sniffing pada segmen
antara dua titik
akhir berkomunikasi, penyusup dapat meniru
salah satu ujung untuk
membajak koneksi. Hal ini sering dikombinasikan
dengan penolakan layanan
(DoS) serangan terhadap
alamat palsu sehingga
mereka tidak mengganggu lagi.
mentah mengirimkan
Memungkinkan abonormal
lalu lintas yang dihasilkan, seperti banjir TCP
SYN, fragmen tumpang
tindih, fragmen ilegal, dan sidik jari TCP.
Serangan terbaik adalah
fragmentasi parah, yang fragmen header
TCP untuk mencegah
firewall dari penyaringan
dengan nomor port.
Alat Packet sniffing
biasanya ditulis oleh
hacker. Ada banyak
ekstensi untuk menarik data yang diinginkan dari
jaringan. Yang paling populer adalah program sniffing
password.
cara kerja packet sniffing
Packet sniffer menangkap "biner" data melewati jaringan,
kebanyakan jika tidak semua sniffer yang
layak "decode" data ini
ke bentuk yang
dapat dibaca manusia. Untuk
membuatnya bahkan lebih mudah
(bagi manusia) langkah
lain terjadi yang
dikenal sebagai "analisa protokol".
Ada berbagai tingkat
analisis yang terjadi, ada yang sederhana, hanya
mendobrak "paket" informasi. Lain lebih
kompleks memberikan "rinci" informasi tentang apa yang dilihatnya pada
paket (yakni, menyoroti
password untuk layanan
a).
Satu hal yang sangat penting (dan sangat
sederhana) untuk dipahami
adalah bahwa sniffer harus pada "kawat"
yang sama di mana
data tersebut berpergian ke. Secara singkat "probing"
perangkat yang "menangkap"
memiliki data yang akan di kawat yang sama. Data kemudian
dapat diteruskan ke komputer decoding pada
jaringan yang berbeda.
Situasi: Bob dan
John terlibat dalam
sesi chatting. Anda
berada di kota yang jauh terpisah dari tempat
kedua orang itu berada. Bob dan Yohanes sedang berbicara rincian rahasia atas pada kesepakatan
kokain. Anda (warga
negara yang patuh hukum) mereka memutuskan untuk
mengendus sesi chat (dari lokasi Anda)
untuk membantu FBI
payudara Bob dan
John.
Jawaban yang sederhana adalah Anda TIDAK BISA
melakukan itu karena
Anda tidak memiliki akses ke jalan yang data perjalanan dari!
Tentu saja jika Anda
hacker baik (atau
juga Cracker) maka
Anda bisa menginstal
sebuah Trojan di komputer Bob atau John's
dan menjalankan sniffer
dari sistem mereka,
sehingga sniffer itu
sendiri ada di kabel
yang sama.
source:http://www.iss.net/security_center/advice/Underground/Hacking/Methods/Technical/Packet_sniffing/default.htm
http://www.surasoft.com/articles/packetsniffing.php
3. Teknik DNS Spoofing
Sebuah sniffer
paket merupakan perangkat atau program yang memungkinkan menguping pada lalu
lintas perjalanan antar komputer jaringan. The packet sniffer akan menangkap
data yang ditujukan ke mesin lain, menyimpannya untuk analisis nanti.
Semua informasi yang bergerak di seluruh jaringan dikirimkan dalam
"paket." Sebagai contoh, ketika email dikirim dari satu komputer ke
komputer lain, pertama-tama dipecah menjadi segmen yang lebih kecil. Setiap
segmen memiliki alamat tujuan terpasang, alamat sumber, dan informasi lain
seperti jumlah paket dan ketertiban reassembly. Setelah mereka tiba di tempat
tujuan, header paket dan footer yang dilucuti, dan paket kembali.
Dalam contoh jaringan sederhana di mana komputer berbagi kawat Ethernet, semua
paket yang perjalanan antara berbagai komputer yang "dilihat" oleh
setiap komputer di jaringan. Sebuah siaran setiap hub paket untuk setiap mesin
atau node pada jaringan, maka filter pada setiap komputer membuang paket tidak
ditujukan untuk itu. Sebuah packet sniffer Menonaktifkan filter ini untuk
menangkap dan menganalis beberapa atau semua paket yang lewat melalui kabel
ethernet, tergantung pada konfigurasi sniffer itu. Hal ini disebut sebagai mode
"promiscuous." Oleh karena itu, jika Ms Wise pada Komputer A mengirim
email ke Mr Geek di Komputer B, sebuah packet sniffer dibentuk di Komputer D
pasif dapat menangkap paket komunikasi mereka tanpa baik Wise Ms atau Mr Geek
mengetahui. Jenis packet sniffer sangat sulit dideteksi karena tidak
menghasilkan lalu lintas sendiri.
Lingkungan sedikit lebih aman adalah jaringan Ethernet diaktifkan.
Daripada hub pusat yang siaran semua lalu lintas pada jaringan untuk semua
mesin, bertindak saklar seperti switchboard pusat. Ini menerima paket langsung
dari komputer berasal, dan mengirimkannya langsung ke mesin yang mereka
ditangani. Dalam skenario ini, jika Komputer A mengirim email ke Komputer B,
dan Komputer D dalam mode promiscuous, tetap saja tidak akan melihat paket.
Oleh karena itu, beberapa orang keliru menganggap packet sniffer tidak dapat
digunakan pada jaringan diaktifkan.
Tapi ada cara untuk hack protokol switch. Prosedur yang disebut ARP keracunan
pada dasarnya bodoh saklar untuk mengganti mesin dengan packet sniffer untuk
mesin tujuan. Setelah mengambil data, paket dapat dikirim ke tujuan yang nyata.
Teknik lainnya adalah banjir saklar dengan MAC (jaringan) sehingga alamat
default beralih ke mode "failopen". Dalam mode ini mulai berperilaku
seperti sebuah hub, transmisi semua paket ke semua mesin untuk memastikan lalu
lintas melintasi. Baik ARP poisoning dan banjir MAC menghasilkan tanda tangan
lalu lintas yang dapat dideteksi oleh program deteksi packet sniffer.
Packet Sniffer
Network Analyzer
Protokol Analyzer
Jaringan Packet Sniffers
Wireless Packet Sniffers
Paket Sniffers
Jaringan Packet Analyzer
Sebuah packet sniffer juga bisa digunakan pada Internet untuk menangkap data
perjalanan antar komputer. paket internet sering memiliki jarak yang sangat
lama untuk melakukan perjalanan, melewati beberapa router yang berfungsi
seperti kantor pos menengah. Sebuah packet sniffer bisa dipasang pada setiap
titik di sepanjang jalan. Bisa juga secara sembunyi-sembunyi diinstal pada
sebuah server yang bertindak sebagai gateway atau mengumpulkan informasi
pribadi penting.
Sebuah packet sniffer bukan hanya alat hacker. Hal ini dapat digunakan untuk
troubleshooting jaringan dan tujuan bermanfaat lainnya. Namun, di tangan yang
salah, sniffer paket dapat menangkap informasi pribadi sensitif yang dapat
menyebabkan pelanggaran privasi, pencurian identitas, dan eventualities serius
lainnya.
Pertahanan terbaik terhadap paket sniffer adalah pelanggaran baik:
enkripsi. Ketika enkripsi kuat digunakan, semua paket yang tidak terbaca untuk
setiap tetapi alamat tujuan, membuat paket sniffer berguna. Mereka masih dapat
menangkap paket, tetapi isinya akan undecipherable. Hal ini menggambarkan
mengapa sangat penting untuk menggunakan situs aman untuk mengirim dan menerima
informasi pribadi, seperti nama, alamat, password, dan tentunya informasi kartu
kredit atau data sensitif lainnya. Sebuah situs web yang menggunakan enkripsi
dimulai dengan https. Email dapat dibuat aman dengan enkripsi dengan program
seperti PGP (Pretty Good Privacy), yang datang dengan mulus plug-in untuk semua
program email utama.
4. Teknik Website Defacing
Beberapa minggu lalu, ketika masalah pemuktlan warga negara
Indonesia oleh polisi Malaysia, dunia internet Indonesia ramai oleh kelakuan
para hacker merusak tampilan situs-situs yang berdomain Malaysia.
Juga beberapa bulan lalu ketika krisis Ambalat berlangsung, kedua
kubu saling serang web deface.
Deface adalah teknik mengganti atau menyisipkan file pada server, teknik ini
dapat dilakukan karena terdapat lubang pada sistem securitx yang ada di dalam
sebuah aplikasi.
Defacer website dapat merubah tampilan sebagian atau seluruhnya
tergantung kemauan defacer dan lubang yang bisa dimasuki, namun jika dia sudah
putus asa, defacer akan melakukan denial of servis (DoS) attack yaitu
mengirimkan request palsu pada server yang berlebihan sehingga kerja server
lambat dan lama-kelamaan server akan crash dan down. Untuk dapat melakukan web
deface, defacer melakukan beberapa tahap sebagai berikut :
a. Mencari kelemahan pada sistem security, menemukan celah yang
dapat dimasuki untuk melakukan
eksplorasi di server target. Dia akan melakukan scanning tentang sistem
operasi, service pack, service yang enable, port yang terbuka, dan lain
sebagainya. Kemudian dianalisa celah mana yang bisa dimasuki.
b. Melakukan penyusupan ke server korban. Teknik ini dia akan menggunakan
beberapa tools, file yang akan disisipkan, file exploit yang dibuat sengaja
untuk di-copy-kan. Setelah berhasil masuk , tangan-tangan defacer bisa
mengobok-obok isi server.
Tapi tidak adil kiranya jika hanya sharing tentang teknik deface web. Maka
untuk pengelola situs harus waspada, karena deface bisa jadi bencana yang
sangat merepotkan. Pekerjaan menata ulang dan memperbaiki bagian yang rusak,
bukan pekerjaan yang mudah. Karena itu sebelum situs anda digerayangi
seyogyanya melakukan langkah-langkah preventif sebagai berikut :
1. Rutin melakukan update, upgrade dan patch pada sistem operasi dan
aplikasi-aplikasi yang dipakai.
2. Memeriksa ulang dan memperbaiki konfigurasi pada sistem operasi, web server
dan aplikasi lainnya.
3. Menganalisa kembali service-service yang aktif, matikan jika tidak perlu.
4. Mengatur jadwal untuk melakukan backup data penting, file konfigurasi
sistem, database, sehingga jika sewaktu-waktu terjadi deface, anda tinggal
menggunakan data backup.
5. Melindungi server dengan firewall dan IDS. Kedua tools ini ampuh untuk
mengatasi serangan denial of service(DoS) attack.
6. Selalu memperhatikan hal-hal yang mencurigakan pada server, baca log system
operasi, log web server ataupun log aplikasi.
7. Melakukan vulnerability scanning secara rutin, juga melakukan private
security test.
Demikian beberapa trik, baik melakukan deface (meskipun tak secara
detail/teknis) maupun menangkal deface. Semoga website anda aman dari serangan
para hacker-?